Text
BUKU DIGITAL MARKETING BRANDING MODEL
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sebesar 17.508 pulau. Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat Indonesia tidak mudah bertatap muka (same time same place) dalam kegiatan ekonomi karena, terkendala jarak antar pulau. Masyarakat yang tinggal di kota kecil atau pulau terpencil tidak memiliki akses ke barang ekonomi (produk) yang ada di kota besar atau pulau besar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi. Kalaupun ada akses maka harga akan lebih tinggi karena terdapat perantara (Unnecessary Middleman). Dunia E-Commerce ternyata mampu memfasilitasi transaksi ekonomi (jual beli) menjadi lebih mudah meskipun tanpa tatap muka, dan lebih aman karena transaksi pembayaran diteruskan ke penjual setelah barang diterima pembeli, solusi ini disebut pasar E-Marketplace. Semakin maraknya pengguna alat elektronik memunculkan peluang bisnis baru yaitu penjualan secara elektronik, sehingga pada saat ini muncul dua istilah baru dalam bisnis, yaitu e-commerce dan e-marketplace. Dalam klasifikasi international standard industrial classification of all economic activities revison 4 (ISIC) dengan kode Industri 4791 mencakup retail sale via email order houses or via internet atau perdagangan eceran melalui pemesanan pos atau internet. Institusi We Are Social dan Hootsuites merilis data Tahun 2018, data jumlah pengguna internet di Indonesia adalah 132,7 juta orang dari total 265,4 juta penduduk, tingkat penetrasi terhadap populasi sebesar 50%. Data pengguna media sosial 130 juta orang, dan pengguna ponsel aktif sebanyak 177,9 juta orang. Adapun pada Tahun 2023, data jumlah pengguna internet di Indonesia adalah 212 juta orang dari total 276,4 juta penduduk, tingkat penetrasi terhadap populasi sebesar 77%. Data pengguna media sosial 167 juta orang, dan pengguna ponsel aktif sebanyak 353,8 juta. Untuk memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh pertumbuhan teknologi digital di Indonesia, pemasar dan bisnis diharapkan dapat meningkatkan fokus mereka pada pengembangan konten yang inovatif dan menarik, serta memanfaatkan platform teknologi digital untuk mencapai audiens yang lebih luas dan lebih terlibat. Ada banyak pihak yang telah membantu, mendorong bahkan memberikan semangat dalam proses penyelesaian buku ini, untuk itu penulis menghaturkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, kiranya Tuhan saja yang akan membalasnya berlipat ganda. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat dan juga dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi mahasiswa, pelajar, praktisi, stakeholder dan masyarakat ataupun sebagai bahan penelitian selanjutnya.